Ketua DPRD Sangihe Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal di Pangkalan AL Tahuna

by -132 Views

Ferdy sondakh

News Tahuna Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh, SE, menghadiri kegiatan pemusnahan sejumlah barang ilegal yang digelar di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, Rabu (3/7/2025). Acara ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Sangihe yang berbatasan langsung dengan Filipina.

Dalam kegiatan tersebut, Lanal Tahuna bersama instansi terkait memusnahkan berbagai barang bukti hasil penindakan di laut, di antaranya pamo, pamboat atau perahu kecil tanpa dokumen resmi, serta ayam ras ilegal yang diduga kuat diselundupkan dari luar negeri. Barang-barang tersebut disita aparat setelah adanya operasi gabungan di sejumlah titik strategis jalur pelayaran.

Menurut pihak Lanal Tahuna, barang-barang sitaan ini diyakini masuk ke wilayah perairan Kepulauan Sangihe tanpa memenuhi prosedur hukum, baik dari sisi administrasi, kelengkapan dokumen, maupun standar karantina. Peredaran barang ilegal tersebut juga dinilai dapat merugikan negara, mengganggu aktivitas perdagangan resmi, sekaligus berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat apabila tidak diawasi secara ketat.

Sinergi Penegakan Hukum di Wilayah Perbatasan

Kegiatan pemusnahan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dinas teknis terkait, serta para jurnalis yang meliput langsung proses penghancuran barang-barang ilegal tersebut. Kolaborasi antarinstansi ini dinilai penting dalam memperkuat pengawasan keamanan laut yang menjadi jalur keluar-masuknya barang dan orang.

Apresiasi Ketua DPRD Sangihe

Ketua DPRD, Ferdy Sondakh, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas dari Lanal Tahuna serta seluruh instansi yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antar aparat merupakan salah satu kunci utama menjaga keamanan daerah perbatasan.

“Sebagai daerah kepulauan dan wilayah terdepan NKRI, Sangihe harus dijaga ketat dari segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk peredaran barang ilegal. Saya mengapresiasi upaya Lanal Tahuna dan seluruh pihak yang bekerja keras melakukan penindakan dan pemusnahan barang-barang ini,” ujar Sondakh.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan barang ilegal tidak hanya merusak tatanan ekonomi masyarakat lokal, tetapi juga dapat mengancam stabilitas keamanan dan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong agar operasi pengawasan dan penindakan dapat terus ditingkatkan, terutama di jalur-jalur rawan penyelundupan.

Penegasan Komitmen Bersama

DPRD Sangihe berkomitmen mendukung upaya penguatan regulasi serta fasilitas pengawasan di wilayah perbatasan, termasuk peningkatan koordinasi antar lembaga terkait pengamanan laut. Sondakh menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan perairan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami berharap masyarakat juga berperan dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan di wilayah perairan. Semakin kuat pengawasan, semakin aman Sangihe dari ancaman penyelundupan,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya pemusnahan ini, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga wilayah perbatasan dari berbagai bentuk aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.