Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Wacana Pembentukan Kota Tahuna Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

by -128 Views

Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Wacana Pembentukan Kota Tahuna Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara: Wacana Pembentukan Kota Tahuna Semakin Menguat, Diproyeksikan Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru di Kawasan Utara

News Tahuna – Wacana pemekaran wilayah di Provinsi Sulawesi Utara kembali menghangat, terutama terkait rencana pembentukan Kota Tahuna sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB). Usulan ini semakin menguat setelah berbagai kajian akademik dan dukungan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa Tahuna memiliki potensi besar untuk berdiri sebagai kota mandiri dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan utara Indonesia.

Tahuna selama ini berperan sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Namun, dinamika pembangunan serta posisi geografisnya yang sangat strategis membuat banyak pihak menilai bahwa Tahuna layak ditingkatkan menjadi kota otonom. Jika pemekaran ini terealisasi, Tahuna akan menjadi kota baru yang terbentuk dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe serta beririsan dengan wilayah administratif Kota Sitaro dalam beberapa aspek layanan publik dan konektivitas regional.

Luas Wilayah dan Kondisi Demografis

Dalam usulan pemekaran yang telah disampaikan, DOB Kota Tahuna diproyeksikan memiliki luas sekitar 143 km² dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 42.000 jiwa pada tahun 2023. Jumlah ini dinilai cukup memadai untuk mendukung sebuah pemerintahan kota, terutama jika disertai penguatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kapasitas fiskal daerah.

Selain itu, kepadatan penduduk yang terus meningkat di pusat-pusat aktivitas di Tahuna juga memperlihatkan bahwa kebutuhan akan tata kelola pemerintahan yang lebih fokus dan efisien semakin mendesak.

Potensi Ekonomi: Strategis dan Menjanjikan

Salah satu alasan terbesar mengapa wacana pemekaran ini mendapat dukungan luas adalah karena potensi ekonomi Tahuna yang dinilai sangat besar. Sebagai wilayah yang menjadi simpul aktivitas perdagangan, perikanan, dan layanan, Tahuna telah berkembang sebagai pusat ekonomi utama bagi masyarakat di gugusan Kepulauan Sangihe dan daerah sekitarnya.

Beberapa sektor unggulan yang menjadi kekuatan Tahuna antara lain:

  • Perikanan dan Kelautan, termasuk aktivitas pelabuhan dan ekspor hasil laut.

  • Perdagangan dan Jasa, yang menjadi urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat Sangihe.

  • Pariwisata bahari, dengan pesona alam, pantai, dan budaya lokal yang bernilai tinggi.

  • Transportasi dan konektivitas antar pulau, menjadikan Tahuna sebagai hub perjalanan dari dan menuju wilayah perbatasan.

Dengan status sebagai kota mandiri, pemerintah daerah nantinya dapat lebih fokus mengembangkan kawasan pesisir, membangun sentra industri perikanan, meningkatkan fasilitas pelabuhan, dan membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.

Posisi Geografis yang Sangat Strategis

Tahuna berada di jalur maritim yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik, termasuk Filipina dan beberapa wilayah Pasifik Selatan. Kondisi ini membuat Tahuna memiliki nilai geopolitik yang sangat penting. Dalam konteks keutuhan wilayah NKRI, Tahuna sering disebut sebagai “beranda depan” Indonesia di utara.

Jika Tahuna menjadi kota, maka:

  • pengawasan wilayah perbatasan dapat lebih optimal,

  • arus perdagangan antarnegara bisa lebih terkelola,

  • dan potensi investasi dari luar negeri dapat masuk lebih mudah.

Dukungan Masyarakat dan Tokoh Daerah

Wacana pemekaran Tahuna bukan hanya isu administratif, tetapi juga aspirasi masyarakat yang telah lama muncul. Banyak tokoh masyarakat, pemuda, dan akademisi menilai bahwa pemekaran akan mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, pemukiman, dan layanan publik lainnya.

Pemekaran juga diharapkan:

  • meningkatkan efisiensi pelayanan pemerintah,

  • mempercepat penyerapan anggaran,

  • membuka peluang kerja baru,

  • serta mengurangi ketimpangan pembangunan antar wilayah di Sangihe.

Kaitan dengan Wacana Pemekaran Lain di Sulawesi Utara

Sebelumnya, sudah ada beberapa usulan pemekaran wilayah lain, seperti:

  • Kabupaten Talaud Selatan,

  • Kabupaten Kepulauan Sangihe Selatan,

yang juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di daerah kepulauan.

Kota Tahuna sebagai DOB baru akan menjadi bagian dari peta reorganisasi wilayah Sulawesi Utara, yang ditujukan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar pulau di Gugusan Nusa Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.