PLN UP3 Tahuna Pasang Supersun di SMP Satap Beeng Laut, Dukung Akses Pendidikan Digital di Wilayah 3T

News Tahuna – Dalam upaya memperluas akses energi bersih dan mempercepat digitalisasi pendidikan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna resmi memasang sistem Supersun di SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Desa Beeng Laut, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), khususnya daerah kepulauan yang selama ini kerap mengalami keterbatasan infrastruktur kelistrikan.
Solusi Energi Ramah Lingkungan untuk Pendidikan
Sistem Supersun merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang dikombinasikan dengan baterai penyimpanan sehingga mampu menyalurkan listrik selama 24 jam penuh meskipun di daerah terpencil. Pemasangan unit ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar berbasis digital, seperti penggunaan perangkat komputer, akses internet, dan pembelajaran jarak jauh.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa harapan dan masa depan bagi generasi muda. Lewat Supersun, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan infrastruktur tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih pendidikan yang lebih baik,” ujar RM Dimas Adhi Prabowo, Manager PLN UP3 Tahuna, usai peresmian, Jumat (10/10/2025).
Dengan adanya pasokan listrik yang stabil, sekolah kini dapat memanfaatkan perangkat teknologi secara maksimal, termasuk papan digital, laboratorium komputer sederhana, hingga kegiatan pembelajaran berbasis internet. Guru dan siswa pun semakin antusias menyambut perubahan ini.
Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menyampaikan bahwa program Supersun menjadi bagian dari strategi PLN untuk mewujudkan pemerataan pembangunan nasional.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Desa Beeng, dan di seluruh wilayah 3T, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Ini adalah langkah nyata dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses pendidikan serta mendorong penggunaan energi terbarukan di Indonesia,” tegas Usman.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada sektor pendidikan, tetapi juga dapat memicu aktivitas ekonomi produktif masyarakat di sekitar lokasi, seperti usaha kecil, koperasi, serta inisiatif digital masyarakat desa.
Harapan Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Kepala Sekolah SMP Satap Beeng Laut, Maria Lontoh, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PLN. Menurutnya, pasokan listrik yang stabil selama ini menjadi kebutuhan mendesak bagi sekolah yang berada di wilayah kepulauan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak kini bisa belajar lebih nyaman. Kami juga mulai mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Ini bukan hanya soal listrik, tapi juga membuka peluang masa depan yang lebih cerah,” ungkap Maria.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pendidikan juga menyambut baik program Supersun. Mereka berharap inisiatif ini dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah terpencil yang mengalami kendala serupa.




